Laman

menu bar

Kamis, 15 Februari 2018

JANGAN DIBAYANGIN, JOROK. KAMU AKAN MUNTAH. CUKUP AKU SAJA.

Dua minggu lalu, di jam yang biasanya terasa panas, malah terasa dingin yang diikuti dengan suara yang tidak asing lagi. suara yang bisa mendatangkan rindu, galau, bau sedap indomi, bahkan pengantar tidur. Ya... hujan.

Hujan membuat saya malas. Bahkan malas pergi mencari makan. Sampai suatu siang, saya merasa sangat lapar karena belum sarapan. Tiba-tiba terdengar bunyi sendok dan piring yang saling dipukul, bunyi khas tukang bakso. Saya yang saat itu sedang lapar-laparnya, tanpa pikir panjang langsung mengambil uang dan keluar dari kosan untuk membeli bakso. Dari pada pergi mencari makan ditempat yang jauh, mending makan bakso yang hanya beberapa langkah dari kosan.

Setibanya di gerobak tukang bakso, kok mas nya gak ada? setelah menunggu kurang dari 3 menit, mas nya muncul. Yang membuat saya bertanya-tanya adalah kok dia keluar nya dari semak-semak?
berbagai pikiran muncul dikepala saya. Ini mas nya mencari tujuh bola dragon ball atau habis kencing? saya yang saat itu sedang lapar, mencoba untuk berfikir positif. Pasti mas nya hanya mau mengambil sesuatu disana ha... ha....

'Beli berapa?' kata masnya. 'sepuluh ribu mas. tapi yang tusuk ya' jawab saya. Mas nya pun mulai mengambil baksonya satu persatu dengan tusuk bambu. Dan tiba-tiba mas nya ambil bakso nya pake tangan dia. Pikiran saya mulai mengada-ngada lagi. 'Jangan-jangan tadi dia habis kencing? kalo kencing kan biasanya "anu nya" dipegang. Kok dia megang bakso nya pake tangan kosong sih?' pikir saya dalam hati. 'ini mas' kata mas nya. 'Makasih mas he.. he.. he' jawab saya sambil senyum tipis sambil menyodorkan uang dengan berbagai macam pikiran dikepala saya.

Sampai di kosan, bakso itu tidak saya makan langsung. Saya melihat bakso itu tajam sambil berfikir, 'tadi kalo mas nya beneran habis kencing, berarti dibakso nya ada bekas "anu nya" dong.' 'ah.. tidak. pasti ada sesuatu yang mas nya ambil di semak-semak.' pikir saya yang berusaha positif. 'tapi.. bagaimana kalo memang dia habis kencing?'. Karna mulai pusing, saya memutuskan untuk tinggalkan bakso itu sejenak dan bermain game.

Lima belas menit barlalu, karena bermain game, lapar saya mulai muncul lagi. Melihat ada bakso di dekat laptop. Tanpa pikir panjang, saya mengambil bakso itu dan langsung memakannya. 'kok rasanya lebih asin dari biasanya ya?' kata saya sambil menerawang rasa bakso itu. 'AH KAMPRET!! ini kan bakso bekas "anu nya" mas nya!!' seru saya.

Di situ saya yakin ini mas nya sudah pasti habis kencing. Satu hal yang juga saya sangat yakin, kalo rasanya se-asin ini, yang dia pegang bukan cuma "anu nya" pasti ada yang lain!

Jangan dibayangin, jorok. Kamu akan muntah. Cukup aku saja.

Pesan dari tulisan ini. Jangan malas keluar buat cari makan, dan jangan ke asyikan main game.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar